Tata Krama

oleh

TATA KRAMA DAN TATA TERTIB 
SISWA SMAMUDA  SUMBERREJO    

Untuk menciptakan suasana yang kondusif dan menjaga keberlangsungan pendidikan dan pembelajaran di SMAMUDA  SUMBERREJO    , maka diterapkan tata krama dan tata tertib siswa SMAMUDA  Sumberrejo  diatur dalam pasal-pasal di bawah ini:

Pasal 1 
Ketentuan Umum

  1. Tatakrama dan tata tertib ini dibuat sebagai rambu-rambu bagi siswa ketika bersikap, berucap, dan bertingkah laku dalam melaksanakan kegiatan di sekolah, dalam rangka menciptakan iklim dan kultur sekolah yang dapat          menunjang kegiatan pendidikan dan pembelajaran yang efektif.
  2. Tatakrama dan tata tertib sekolah ini dibuat berdasarkan nilai-nilai Islam, yang meliputi : nilai keimanan dan ketakwaan, sopan santun pergaulan, kedisiplinan, dan nilai-nilai positif lainnya, yang mendukung kegiatan pendidian dan pembelajaran yang efektif.
  3. Setiap siswa wajib melaksanakan ketentuan yang tercantum dalam tatakrama dan tata tertib ini secara konsekuen dan penuh kesadaraan.

Pasal 2 
Pakaian Sekolah

1. Ketentuan Umum :

  1. Sopan dan rapi berdasarkan ketentuan yang berlaku. 
  2. Baju dan bawahan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  3. Memakai bedge/bros SMAMUDA  Sumberrejo   lengkap dengan identitasnya.
  4. Bersepatu dominan warna hitam dan memakai kaos kaki warna putih sampai di atas mata kaki.
  5. Pakaian tidak terbuat dari kain yang tipis dan tembus pandang, tidak ketat dan tidak membentuk tubuh.
  6. Pakaian tidak dicoret-coret, disobek, atau dijahit cutbrai.
  7. Tidak mengenakan aksesoris / perhiasan yang tidak semestinya.
  8. Seragam sekolah siswa : putih dan abu-abu, HW, Kotak Kotak Hijau dan batik muhammadiyah.
  9. Untuk kegiatan olah raga, siswa wajib mengenakan pakaian olah raga yang telah ditetapkan oleh sekolah.

2. Larangan bagi siswa Laki laki dan Perempuan

  1. Memakai seragam yang tidak sesuai dengan harinya
  2. Membuat model seragam sendiri atau menggunakan bahan atau warna yang tidak sesuai dengan ketentuan sekolah,
  3. Tidak memakai bedge/lokasi/dasi
  4. Bedge/lokasi/dasi sekolah diberi warna-warni
  5. Berseragam  dengan atribut sekolah lain
  6. Memakai sepatu sandal
  7. Tas ada graffiti “seronok”
  8. Tidak memakai seragam olah raga sekolah waktu jam olah raga
  9. Tidak memakai seragam sekolah sesuai hari yang ditentukan sekolah
  10. Membuka kerudung/jilbab saat di kelas atau di lingkungan sekolah
  11. Tidak memakai jilbab yang sesuai dengan ketentuan sekolah
  12. Celana/rok/baju sekolah yang ujungnya tidak dicat
  13. Celana/rok sekolah yang ujungnya melebihi mata kaki
  14. Celana/rok/baju seragam sekolah di graffiti/gambar/tulisan, kumal sobek
  15. Baju/rok ketat (seksi), turun pinggang  atau panjangnya tidak sesuai dengan ketentuan sekolah
  16. Rambut siswa putri keluar dari jilbab/Tidak memakai iket/bandu
  17. Baju siswa putra tidak dimasukkan ke dalam celana
  18. Siswa putra tidak memakai ikat pinggang
  19. Celana siswa putra terlalu kombor

Pasal 3 
Rambut, Kuku, Tato, Make Up, dan Aksesoris

  1. Khusus untuk siswa laki-laki, dilarang :
  2. Berambut panjang, bercukur gundul, rambut berkuncir, dan mengecat rambut.
  3. Memotong rambut tidak standar pelajar (modif)/goza
  4. Khusus siswa perempuan dilarang :
  5. Mencukur alis.
  6. bermake up kecuali bedak.
  7. Siswa dilarang :
  8. Berkuku panjang
  9. Mewarnai kuku
  10. bertato (permanen atau tidak permanen/henna/body painting) memakai kalung/anting/gelang atau asesoris lainnya selain bros SMAMDA.
  11. memakai softlens kecuali siswa yang mengalami gangguan penglihatan

Pasal 4 
Masuk dan Pulang Sekolah

  1. Jam masuk sekolah pukul 07.00 WIB. 
  2. Siswa harus mengikuti sholat dhuha sebelum pertama untuk kelas X, XI dan setelah jam ke dua bagi kelas XII
  3. Siswa wajib melakukan finger print datang di sekolah paling lambat pukul 06.50 wib.
  4. Siswa wajib melakukan finger print pulang paling lambat pukul 15.00 wib .
  5. Selama pelajaran berlangsung dan pada pergantian jam pelajaran, siswa dilarang berada di luar kelas, kecuali seizin guru.
  6. Pada waktu istirahat kedua, siswa wajib mengikuti sholat Dhuhur berjamaah di masjid dan pembinaan keputrian bagi siswi tidak shalat.
  7. Pada waktu guru berhalangan hadir, pengurus kelas atau piket kelas wajib lapor kepada guru piket atau wakasek kurikulum.
  8. Selama jam sekolah, siswa tidak diperkenankan keluar dari halaman sekolah dan menerima tamu luar tanpa seizin guru piket atau tim ketertiban.
  9. Siswa yang akan meninggalkan sekolah pada waktu KBM karena kepentingan keluarga, diwajibkan minta ijin tim ketertiban dengan pemberitahuan dari pihak keluarga siswa terlebih dulu.
  10. Siswa yang akan meninggalkan sekolah karena tugas sekolah atau kondisi tertentu wajib lapor ke piket dan memeroleh ijin meninggalkan pelajaran/ sekolah dari waka kurikulum atau kesiswaan.

Pasal 5 
Keterlambatan Siswa

  1. Siswa diberikan toleransi keterlambatan maksimal 5 menit.
    1. Semua bentuk keterlambatan direkap dan diperhitungkan ke dalam penilaian sikap.
    1. Siswa yang terlambat hadir tidak diperkenankan masuk kelas sampai jam pertama untuk dilakukan pembinaan.
    1. Siswa yang terlambat 4 (empat) kali atau lebih dalam seminggu, maka orang tua/wali siswa yang bersangkutan akan diundang ke sekolah.

Pasal 6 
Absensi

  1. Siswa yang berhalangan masuk sekolah wajib memberitahukan ke sekolah melalui surat atau Telepon ke sekolah (SMAMUDA Centre dengan nomor 0353 333313 /081515615912).
  2. Siswa yang tidak hadir ke sekolah karena sakit, harus membawa surat keterangan dokter.
  3. Siswa yang tidak hadir ke sekolah karena kepentingan keluarga, terlebih dulu wali murid mengurus izin ke sekolah.
  4. Siswa yang tidak hadir ke sekolah karena melaksanakan tugas sekolah, siswa mendapat surat rekomendasi sekolah dan izin meninggalkan pelajaran (diserahkan kepada guru mapel dan wali kelas).
  5. Jika 3 berturut turut tidak hadir tanpa keterangan, maka orang tua/wali siswa diundang ke sekolah untuk berkonsultasi dengan wali kelas dan BK.
  6. Jika siswa tidak bisa menunjukkan surat keterangan dokter atau tidak menghadirkan orang tua/wali, siswa dianggap absen (alpa).

Pasal 7 
Kebersihan, Kedisiplinan, dan Ketertiban

  1. Setiap kelas harus dalam kondisi bersih dan rapi.
  2. Setiap tim piket kelas yang bertugas hendaknya menyiapkan dan memelihara perlengkapan kelas, terdiri atas :
  3. Penghapus papan tulis, penggaris dan spidol white board.
  4. Taplak meja dan bunga.
  5. Sapu, sulak dan tempat sampah.
  6. Tim piket kelas mempunyai tugas :
  7. Membersihkan lantai dan dinding serta merapikan bangku-bangku dan meja sebelum pelajaran jam pertama dimulai
     
  8. Mempersiapkan sarana pembelajaran, misalnya : menyiapkan spidol, membersihkan papan tulis, dll.
  9. Pengurus kelas mempunyai tugas :
  10. Menyusun daftar piket kelas
  11. Memimpin dan menggerakkan siswa untuk menjaga kebersihan dan ketertiban kelas
  12. Melengkapi dan merapikan hiasan dinding kelas, seperti bagan struktur organisasi kelas, jadwal piket, papan absensi, dll.
  13. Melengkapi meja guru dengan taplak dan hiasan bunga.
  14. Menulis papan absensi kelas.
  15. Melaporkan kepada guru piket tentang tindakan-tindakan pelanggaran di kelas yang ( menyangkut kebersihan dan ketertiban kelas). Misalnya : corat-coret, berbuat gaduh (ramai) atau merusak benda-benda yang ada di              dalam kelas, dan sebagainya
  16. Setiap siswa membiasakan diri untuk menjaga kebersihan kamar mandi/toilet, halaman sekolah, kebun sekolah dan lingkungan sekolah.
  17. Setiap siswa membiasakan diri untuk membuang sampah pada tempat yang telah ditentukan.
  18. Setiap siswa membiasakan budaya antri dalam mengikuti berbagai kegiatan di sekolah dan di luar sekolah yang berlangsung bersama.
  19. Setiap siswa menjaga suasana ketenangan belajar, baik di kelas, perpustakaan, laboratorium maupun di tempat lain di lingkungan sekolah.
  20. Setiap siswa menaati jadwal kegiatan sekolah, seperti penggunaan dan peminjaman buku di perpustakaan, penggunaan laboratorium dan sumber belajar lainnya.
  21. Setiap siswa menyelesaikan tugas yang diberikan sekolah sesuai ketentuan yang berlaku.
  22. Setiap siswa wajib mematikan Hand Phone (HP) pada saat guru mengajar, kecuali diminta oleh guru dan berkaitan dengan kegiatan pembelajaran

Pasal 8 
Sopan Santun Dalam Pergaulan

  1. Mengucapkan salam, baik antar sesama teman maupun dengan kepala sekolah, guru, karyawan, dan tamu.
  2. Menggunakan bahasa krama kepada Guru atau Tamu
  3. Memohon ijin jika meminjam, melintas atau  lainnya
  4. Saling menghormati dan menghargai perbedaan, serta bergaul dengan baik dengan siapapun, di sekolah maupun di luar sekolah.
  5. Menghormati ide, pikiran dan pendapat, hak cipta orang lain dan hak milik teman atau warga sekolah.
  6. Berani menyampaikan kebenaran dalam segala hal.
  7. Menyampaikan pendapat secara sopan tanpa menyinggung perasaan orang lain.
  8. Membiasakan diri dapat mengucapkan terima kasih jika memeroleh bantuan atau jasa orang lain.
  9. Berani mengakui kesalahan yang dilakukan dan meminta maaf.
  10. Menggunakan bahasa dan tindakan yang sopan dan beradab (tidak berkata kotor, kasar, mencaci, pornografi, dan pornoaksi).

Pasal 9 
Upacara Bendera dan Hari-Hari Besar

  1. Upacara Bendera

Setiap siswa wajib mengikuti upacara bendera setiap hari senin  dan berpakaian seragam sekolah secara lengkap.

  • Peringatan Hari-hari besar:
  • Setiap siswa wajib mengikuti upacara bendera peringatan hari-hari besar nasional sesuai dengan ketentuan yang berlaku
  • Setiap siswa wajib mengikuti peringatan hari-hari besar Islam dan Milad Muhammadiyah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pasal 10 
Kegiatan Keagamaan

  1. Setiap siswa wajib mengikuti program Madin (madrasah diniyah).
  2. Setiap siswa wajib menjalankan sholat dzuhur, ashar dan sholat jum’at secara berjamaah di sekolah (sesuai dengan waktu yang ditetapkan sekolah).
  3. Setiap siswa wajib mengikuti perkaderan Baitul Arqom (untuk siswa kelas X), Darul Arqom (untuk siswa kelas XI)
  4. Siswa putri yang berhalangan sholat, wajib absen dan mengikuti pembinaan keputrian oleh tim ismuba

Pasal 11 
Kegiatan Keorganisasian dan Ekstrakurikuler

1. Setiap siswa kelas X wajib mengikuti satu macam kegiatan keorganisasian dan ekstrakurikuler ( wajib : IPM, HW, atau Tapak Suci dan ekstrakurikuler pilihan)
2. Siswa kelas XI wajib mengikuti minimal satu macam kegiatan ekstrakurikuler.
3. Kegiatan ekstrakurikuler diselenggarakan setiap hari sabtu, sesuai dengan jadwal.
4. Beberapa kegiatan ekstrakurikuler yang tidak mungkin dilaksanakan hari sabtu (jenis ekstra kurikuler dan waktu pelaksanaannya) ,dilaksanakan pada hari efektif di luar proses KBM di sekolah.

Pasal 12 
Sanksi Pelanggaran Tata Tertib

Dalam kegiatan sehari-hari di sekolah, setiap siswa dilarang :

  1. Peringatan lisan berdasarkan jumlah point
  2. Pemanggilan orang tua/wali siswa berdasarkan jumlah point.

Bobot point dihitung dan diberlakukan selama yang bersangkutan menjadi siswa SMA Muhammadiyah 2  , sebagai berikut :